Laravel #3 – Cara Membuat Controller pada Laravel 8

Cara Membuat Controller pada Laravel

Contoller pada framework yang mengusung konsep MVC (Model, View, Controller) merupakan hal dasar yang harus kamu pahami sebelum belajar Laravel ke tahap selanjutnya. Sebelumnya kita sudah belajar membuat View. Jadi, saatnya kita menuju ke tahap selanjutnya yaitu belajar membuat Controller.


Pengertian Controller pada Laravel

Apa itu controller? controller dalam konsep MVC merupakan jembatan penghubung antara view dan model. Controller memiliki peranan yang paling sibuk karena tugas controller adalah sebagai penghubung antara dua hal tersebut. Di dalam controller inilah kita dapat membuat penerapan logika (coding) atau pengolahan data (tabel database). Kemudian hasil dari controller tersebut ditampilkan pada view.

Baca juga:

Cara Install Laravel

Belajar Route & View pada Laravel


Cara Membuat Controller pada Laravel

Sangat mudah untuk membuat controller pada Laravel. Karena saking mudahnya terdapat dua cara untuk membuat controller. Cara yang pertama adalah membuat file controller secara langsung pada direktori app/Http/Controllers, sedangkan cara yang kedua menggunakan perintah php artisan.


Cara Pertama

Kita akan mencoba cara yang pertama lebih dahulu, yaitu membuat secara langsung file controller pada direktori app/Http/Controllers. Kita akan mengikuti style penulisan Laravel. Jadi, kita akan membuat huruf kapital di awal nama controller.

Buat file baru bernama PegawaiController.php pada direktori app/Http/Controllers.

New file
New file

Kemudian buatlah kode seperti berikut pada file PegawaiController.php.

app/Http/Controllers/PegawaiController.php

Coba perhatikan gambar di bawah ini. Kita telah mendeklarasikan class controller PegawaiController dan wajib meng-extends class Controller dari Laravel.

PegawaiController
PegawaiController

Controller cara pertama berhasil dibuat, saatnya kita mencoba membuat controller pakai cara kedua.


Cara Kedua (Direkomendasikan)

Cara kedua ini sangat berbeda dengan cara kuno seperti pada cara pertama di atas. Kita akan menggunakan sebuah command ajaib bernama php artisan.

php artisan adalah fitur unggulan Laravel yang dibuat untuk memudahkan pengembangan aplikasi yang kita buat. Ada banyak sekali perintah yang bisa digunakan pada php artisan, untuk membuktikan, jalankan perintah php artisan pada terminal/command prompt direktori project Laravel.

Baiklah, sekarang kita akan mencoba membuat controller dengan perintah php artisan. Controller yang akan kita buat bernama DosenController.

Untuk membuat controller dengan nama DosenController, silakan masuk ke direktori project laravel dan jalankan command berikut ini.

Membuat controller dengan terminal / command prompt
Membuat controller dengan terminal / command prompt

perintah make:controller adalah perintah untuk membuat controller baru, sedangkan DosenController adalah nama controller.

Silakan cek direktori app/Http/Controllers, DosenController.php sudah dibuat secara otomatis.

DosenController
DosenController

Karena percobaan membuat dua buah controller dengan cara berbeda sudah selesai, selanjutnya kita akan coba belajar menggunakan controller.


Cara Menggunakan Controller

Kita akan mencoba menggunakan controller yang sederhana. Sebelum itu, kita harus membuat route baru yang digunakan untuk mengakses controller.

Buka file web.php pada folder routes, tambahkan baris kode berikut ini paling atas.

routes/web.php

Kemudian tambahkan baris kode berikut ini paling bawah.

Maka kode lengkapnya akan seperti gambar berikut ini.

route DosenController
route DosenController

Perhatikan kode di atas, maksudnya adalah pada saat url /dosen diakes, method/function index pada DosenController akan dijalankan.

Karena DosenController masih kosong, mari kita buat method/function index dalam DosenController.

Buka file DosenController.php dan isikan seperti kode di bawah ini.

app/Http/Controllers/DosenController.php

Sehingga kode lengkap dari DosenController.php akan seperti berikut ini.

Simpan dan akses 127.0.0.1:8000/dosen pada web browser.

Seperti pada gambar di atas, kita telah berhasil menampilkan string dari controller.

Selesai sudah tutorial membuat controller pada Laravel dengan dua cara yang berbeda. Buat kamu yang ingin baca dokumentasi tentang controller pada Laravel, silakan baca pada link di bawah ini.

https://laravel.com/docs/controllers

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

72 + = 75