Tutorial Install Flutter dan Android Studio di Linux

Cara Install Flutter dan Android Studio – Flutter adalah framework open-source yang dikembangkan oleh Google untuk membuat antarmuka (User Interface/UI) pada aplikasi Android dan iOS dengan kode yang sama. Bahasa pemrograman yang dipakai Flutter adalah Dart. Versi pertama Flutter dikenal sebagai “Sky” dan diresmikan pada perhelatan Dart developer summit tahun 2015, dengan tujuan untuk mampu merender grafis secara konsisten pada 120 FPS. Inilah salah satu kelebihan flutter, mampu membuat aplikasi dengan performa mumpuni yang mampu merender grafis hingga 120 FPS. Keren sekali bukan? Ayo belajar Flutter!

Flutter Logo, Install Flutter Linux Ubuntu Mint, Android Studio

Persiapan

Untuk install dan menjalankan Flutter, perangkat yang kamu gunakan harus memenuhi persyaratan minimal sebagai berikut:

Install Flutter dan Android Studio

  1. Setelah menginstall Git, download Flutter SDK pada website resminya https://flutter.dev/docs/get-started/install/linux.
  2. Ekstrak file yang sudah didownload, misal file yang didownload tadi berada di folder Downloads ingin diekstrak ke directory Home, jalankan perintah:
    $ cd ~/Downloads
    $ tar xf flutter_linux_v1.9.1+hotfix.4-stable.tar.xz –directory /home/$USER/
  3. Tambahkan flutter ke dalam path.

    $ nano ~/.bashrc

    Lalu tambahkan baris berikut paling bawah.

    $ export PATH=”$PATH:/home/$USER/flutter/bin”

    Atau bisa juga dengan cara membuka file .bashrc pada File Manager dan tekan CTRL+H lalu buka .bashrc dengan text editor dan tambahkan kode path tadi pada baris paling bawah.

  4. Reload konfiguasi.

    $ source ~/.bashrc

    atau restart terminal.

  5. Verifikasi penginstallan flutter dengan menjalankan.

    $ flutter doctor

    Jika penginstallan berhasil akan tampil seperti ini.

    Doctor summary (to see all details, run flutter doctor -v):
    [✓] Flutter (Channel stable, v1.9.1+hotfix.4, on Linux, locale en_US.UTF-8)
    [✗] Android toolchain – develop for Android devices
         ✗ ANDROID_HOME = /home/atm/Android/Sdk
             but Android SDK not found at this location.
    [!] Android Studio (not installed)
    [!] Connected device
         ! No devices available!

    Doctor found issues in 3 categories.

Install Android Studio dan Plugin Flutter

  1. Download Android Studio dan ekstrak pada folder Home atau Downloads. Pada tutorial saya menaruh file hasil ekstrak di folder /home/atm/android-studio.
     Untuk mulai install jalankan perintah berikut:
    $ cd /home/$USER/android-studio/bin

    Jalankan installer dengan perintah:
    $ ./studio.sh

    Android Studio Installation - Splash Screen
    Akan terbuka splash screen Android Studio, setelah itu silakan buat project baru karena kita akan menuju menu File > SettingsPlugin.

  2. Ketikkan “flutter” pada kolom pencarian, lalu install plugin Flutter yang tampil dan itu otomatis akan menginstall plugin Dart.
  3. Setting konfigurasi flutter dengan menambahkan lokasi Android SDK. Jalankan perintah:

    $ flutter config –android-sdk /home/$USER/Android/Sdk

  4. Verifikasi flutter lagi dengan menjalankan perintah:

    $ flutter doctor

    Doctor summary (to see all details, run flutter doctor -v):
    [✓] Flutter (Channel stable, v1.9.1+hotfix.4, on Linux, locale en_US.UTF-8)
    [✓] Android toolchain – develop for Android devices (Android SDK version 29.0.2)
    [✓] Android Studio (version 3.5)
    [!] Connected device
         ! No devices available!

    Doctor found issues in 1 category.

Setelah menginstall SDK, kamu akan menyetujui license agreements pada CLI. Seperti yang kita lihat jika flutter doctor menampilkan pesan seperti di atas berarti pengisntallan sudah berhasil, tinggal memasang Android Emulator pada Android Studio kalau spesifikasi komputer kamu memadahi.

Menambahkan Android Emulator

Pada Android Studio, silakan menuju menu Tools > AVD Manager (Android Virtual Device) dan tambahkan Emulator baru, install seperti biasa.

Install Android Emulator - Android Studio

Setelah pemasangan Android Emulator berhasil, kamu tidak lagi menjumpai pesan peringatan “No devices available” yang didapatkan jika menjalankan flutter doctor.

Troubleshooting AVD

Jika kamu tidak dapat menambahkan Android Emulator karena terdapat error /dev/kvm permission denied pada Linux, kamu harus menginstall dependencies tambahan dan menambahkan user ke dalam kvm group.

$ sudo apt install qemu-kvm libvirt-clients libvirt-daemon-system bridge-utils virt-manager
$ sudo adduser $USER kvm

Setelah menambahkan perintah adduser kamu harus restart komputer.

Itulah cara menginstall flutter dengan Android Studio. Jika spesifikasi komputer kamu terasa berat untuk menjalankan Android Studio,  kamu bisa menggunakan text editor Visual Studio Code karena lebih ringan.

Related Post "Tutorial Install Flutter dan Android Studio di Linux"

Panduan Mudah Cara Install Composer di Linux
Tahukah kamu apa itu Composer? sebelum memulai
Live Username Availability Check dengan PHP dan AJAX
Check Username Availability dengan PHP dan Ajax

Leave a reply "Tutorial Install Flutter dan Android Studio di Linux"